Sejak kemarin Selasa, 18 September 2018, saya memutuskan
untuk memulai ‘low waste life’ , iya gaya hidup untuk mengurangi penggunaan
plastik dalam kehidupan semaksimal mungkin. Hal itu bukan tanpa sebab, sekitar
dua bulan yang lalu saya mulai tertarik dengan gaya hidup ini. Saat itu juga
sebenarnya saya sudah ingin memulainya, tetapi ada sebuah keraguan yang membuat
saya memilih untuk memikirkannya kembali.
Saya ragu apakah saya bisa konsisten untuk menjalaninya
sehingga saya memendam keinginan itu. Tapi di tengah keraguan saya, saya mulai
mengikuti akun-akun ‘zero waste life’ di media sosial. Dengan begitu, mau tidak
mau saya pun semakin sering melihat postingan tentang ‘zero waste life’.
Setiap saat, saya selalu berpikir kapan mau memulai gaya
hidup ini. Sampai pada akhirnya saya mulai masuk kuliah semester tiga. Setiap hari
saya bertemu dengan produk plastik sekali pakai. Saya mulai merasa bersalah
kepada bumi ini, saya merasa malu menjadi salah satu penyumbang sampah plastik
di bumi. Seperti kita ketahui, sampah plastik sudah menjadi masalah besar untuk
bumi ini karena sifatnya yang tidak bisa diurai oleh bakteri pengurai. Iya,
memang benar ada beberapa yang bisa didaur ulang, tetapi tidak semuanya. Dan kita
tahu kalau masih banyak yang belum sadar bahwa dengan menggunakan plastik
sekali pakai, kita ikut menyumbang kerusakan di bumi. Pasti kita pernah kan,
pergi ke pantai dan di tepi pantai banyak sekali terdapat sampah plastik? Iya,
itu sampah kita yang sudah mengotori lautan.
Jadi, dengan alasan itu saya berkomitmen untuk konsisten
mengurangi penggunaan plastik semaksimal mungkin. Saya membawa jar beling untuk
membeli minuman agar tidak perlu menggunakan cup plastik. Saya selalu meminta
untuk tidak menambahkan sedotan plastik di minuman yang saya pesan. Saya membawa
tas sendiri untuk membawa barang belanjaan saya. Saya membawa air putih dari
rumah agar tidak perlu membeli air mineral dengan botol plastiknya. Saya tahu masih banyak hal yang belum saya lakukan, but hey,
segampang itu untuk berkontribusi dalam menjaga bumi dari sampah, menjaga bumi
dari kerusakan. So guys, I don’t wanna ask you to be like me. Tapi setidaknya
tolong kurangi penggunaan plastik saat itu memungkinkan ya J. Kita jaga bersama
bumi ini, kita jaga bersama rumah kita, kita jaga bersama kehidupan di semesta.
Please, save our earth, my beloved.
Komentar
Posting Komentar